Langsung ke konten

Penguat Inverting dengan Op-Amp

Penguat inverting memperbesar sinyal dengan faktor yang hanya ditentukan oleh dua resistor, dan membalik fasanya 180°.

Skema rangkaian Penguat Inverting dengan Op-Amp

Hasil simulasi

Gelombang ini dihitung oleh simulator dari rangkaian di atas, dalam 2 ms pertama.

CH1 200 mV/divSinyal masukanCH2 1 V/divKeluaran op-amp200 µs/div

Angka dari simulasi

Dihitung oleh simulator dari nilai komponen di skema.

Besar penguatan (puncak ke puncak)
4.69 ×
Puncak tegangan keluaran
2.35 V

Rangkaian ini disalin ke proyek baru di workspace kamu. Kalau belum masuk, kamu akan diminta masuk dengan Google dulu.

Buka di simulator

Cara kerjanya

Op-amp menjaga kedua masukannya pada tegangan yang hampir sama. Masukan non-inverting tersambung ke ground, jadi masukan inverting juga berada di sekitar 0 V. Titik ini disebut ground virtual.

Arus yang masuk lewat Rin sama dengan arus yang keluar lewat Rf, sehingga Vout = −Vin × Rf / Rin. Dengan 47 kΩ dan 10 kΩ, penguatannya −4,7.

Keluaran tidak bisa melewati tegangan catu. Dengan catu ±12 V, keluaran LM741 terpotong sekitar 1,5 V sebelum batas catu.

Coba ubah

  1. Naikkan amplitudo generator ke 3 V. Keluaran seharusnya 14,1 V puncak, lebih dari batas catu, jadi puncaknya terpotong.
  2. Ganti Rf menjadi 100 kΩ untuk penguatan 10 kali.
  3. Naikkan frekuensi ke 100 kHz. LM741 tidak cukup cepat mengikutinya: penguatan turun dan bentuk keluaran berubah.

Contoh lainnya